Gelar Sosialisasi Kerawan Uji Petik PDPB, Puslitbangdiklat Bawaslu RI Tekankan Fokus Temukan dan Petakan Masalah Dilapangan
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Semakin dekatnya dimulai tahapan Pemilu 2029, Bawaslu Republik Indonesia lewat Pusat Penelitian Pengembangan Pendidkan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) menggelar Rapat Sosialisasi kerawanan Uji Petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Hal ini sebuah terobosan baru dari Bawaslu RI mengingat pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya Uji Petik dilakukan merupakan bagian yang tak bisa dilepaskan dari Penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kali ini PDPB menjadi salah satu Indikator dalam Pemetaan Kerawanan jelang pemilu 2029. Setidaknya itu yang di ungkapkan oleh Kepala Puslitbangdiklat Bawaslu RI pada saat memberikan kata sambutan dan arahan pada Rapat Sosialisasi yang di gelar secara langsung dan Daring. Kegiatan dilaksanakan di salah satu coffe shop di Kota Medan.
Bertindak sebagai pembuka kegiatan Kepala Puslitbangdiklat Bawaslu RI, Roy Maryuna Siagian, S.Sos., M.Si menyampaikan beberapa arahan tentang pentingnya kegiatan ini. Pada pembukanya beliau menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Uji Petik juga ditemukan beberapa hal yang dapat dijadikan acuan dalam membuat peta kerawanan yang nantinya tertuang dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).
"Maka Kami dari Puslitbangdiklat Bawaslu RI berharap bapak/Ibu selaku pimpinan di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota dalam mengikuti kegiatan ini secara fokus, karena akan ada teknis baru dalam format uji petik.” Ujarnya.
“Kegiatan ini kami juga menghadirkan Akademisi, Tokoh Pers dan Peneliti agar membantu kerja-kerja pengawasan Bapak Ibu sekalian dalam Uji Petik.” Tutup beliau.
Membersamai kegiatan ini juga Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Suhadi Sukendar Situmorang beserta jajaran staf Provinsi dan Pimpinan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/kota dari 6 Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, dan Riau secara daring. Sedangkan beberapa tokoh yang diundang sebagai narasumber adalah Prof. Aditya dari Universitas Indonesia, Yohan Wahyu dari Litbang Kompas dan Aprimadona dari Populi Centre.
Sedangkan mewakili Bawaslu Kota Tebing Tinggi dihadiri secara zoom oleh Kordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Choky Nasution beserta staf, M Ifandi dan Rizky Arif Winanda, Jumat (18/9/2026).
Tercatat ada 3 Kabupaten/kota yang hadir secara langsung yaitu Medan, Deli Serdang dan Binjai sedangkan 30 Kabupaten/kota se-Sumatera Utara lainnya hadir melalui zoom meeting.
Acara yang dimulai pada pukul 10.00 dan berlangsung selama kurang lebih 3 jam ini ditutup dengan menyusun rencana tindak lanjut.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution