Keterlibatan Pelajar dalam Pengawasan Jadi Langkah Strategis Bawaslu Wujudkan Pemilu Berkeadilan
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Bawaslu Kota Tebing Tinggi menerima audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Tebing Tinggi dalam rangka memperkuat silaturahmi dan membangun kolaborasi dalam isu demokrasi serta kepemiluan. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang PPID Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Jl. Pulau Belitung No. 45, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Selasa (4/8/2026).
Dalam audiensi tersebut, Bawaslu Kota Tebing Tinggi diwakili Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Elfian Choky Nasution dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Lambok Simbolon. Sementara itu, dari IPNU Kota Tebing Tinggi hadir Pengurus Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kota Tebing Tinggi, Al Vadil Zikri dan Alfin.
Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Elfian Choky Nasution, dalam pembukaan audiensi menyampaikan pentingnya menghimpun dan mengolaborasikan seluruh potensi masyarakat yang proaktif terhadap isu demokrasi dan kepemiluan.
“Seluruh potensi lapisan masyarakat yang proaktif dalam isu-isu demokrasi dan kepemiluan perlu dihimpun dan dikolaborasikan untuk satu tujuan, yaitu pemilu yang berkeadilan.” ujar Choky.
Audiensi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut membahas berbagai hal, selain menjadi ruang silaturahmi antarlembaga. Salah satu pembahasan berkaitan dengan kondisi organisasi IPNU Kota Tebing Tinggi yang akan memasuki masa pergantian kepengurusan.
Mewakili Pengurus PC IPNU Kota Tebing Tinggi, Al Vadil Zikri menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Tebing Tinggi yang telah menerima audiensi tersebut. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal kolaborasi antara IPNU dan Bawaslu, khususnya dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai kepemiluan.
“Sebagai salah satu organisasi pelajar berbasis Islam, IPNU tentunya berterima kasih kepada Bawaslu Kota Tebing Tinggi karena telah menerima kami dalam audiensi ini. Sebagai organisasi pelajar, kami ingin membersamai dan berkolaborasi dalam kegiatan Bawaslu yang harapannya dapat menambah wawasan kader-kader IPNU Kota Tebing Tinggi tentang kepemiluan dan kontribusi IPNU bagi dunia kepemiluan.” ujar Vadil.
Koordinator Divisi PPPS Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon, menyambut baik audiensi tersebut. Menurutnya, IPNU sebagai bagian dari organisasi kepemudaan yang memiliki jejaring luas dapat menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.
“IPNU sebagai salah satu organisasi berbasis Islam dan bagian dari Nahdlatul Ulama memiliki jejaring yang besar dan tersebar. Reorientasi terhadap perspektif kader mengenai tujuan berorganisasi juga harus dilakukan agar dapat mengembalikan khitah kader dan semangat dalam berorganisasi.” kata Lambok.
Ia menegaskan, Bawaslu Kota Tebing Tinggi terbuka untuk membangun sinergi dengan berbagai organisasi yang memiliki visi sejalan dalam pengawasan kepemiluan.
“Bawaslu Kota Tebing Tinggi selalu siap bersinergi dengan organisasi yang memiliki visi sejalan dalam pengawasan kepemiluan untuk mewujudkan pemilu yang berkeadilan.” ujarnya.
Sementara itu, Choky Nasution menekankan pentingnya keterlibatan pelajar dalam pengawasan kepemiluan. Menurutnya, posisi pelajar yang strategis dan independen dapat menjadi kekuatan dalam mendorong partisipasi masyarakat serta mewujudkan pemilu yang berkeadilan.
“Keterlibatan pelajar dalam pengawasan menjadi penyemangat bagi Bawaslu karena posisi strategis yang dimiliki pelajar. Harapannya, keterlibatan tersebut dapat turut mewujudkan keadilan dalam pemilu.” kata Choky.
Choky juga menyampaikan bahwa salah satu ruang kolaborasi yang dapat dilakukan bersama IPNU adalah pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Menurutnya, proses tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kalangan pelajar.
“Jika sahabat-sahabat IPNU siap berkolaborasi dengan Bawaslu, ada salah satu tugas yang diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, yaitu Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang membutuhkan kerja sama semua pihak, salah satunya dari pelajar.” ujarnya.
Ia menambahkan, pelajar dapat dilibatkan dalam proses pengawasan, termasuk melalui kegiatan uji petik. Choky juga mengingatkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
“Posisi pelajar dalam proses kepemiluan dan demokrasi sangat strategis. Bila kawan-kawan pelajar apatis terhadap pemilu dan demokrasi, maka sama saja kawan-kawan membunuh masa depannya sendiri. Karena itu, dalam mengawasi kepemiluan perlu banyak kerja sama dan gotong royong dari seluruh pihak agar hasil pemilu dapat memberikan kebaikan bagi bangsa ke depan.” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kota Tebing Tinggi juga menekankan pentingnya keterlibatan pelajar dalam kegiatan pendidikan politik. Hal tersebut menjadi salah satu fokus Bawaslu Kota Tebing Tinggi pada masa non-tahapan melalui berbagai program, seperti Bawaslu Akademi, Kelas Demokrasi, Lingkungan Ramah Demokrasi (Kampung Pengawasan), Pojok Pengawasan, serta berbagai program pendidikan politik lainnya.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution