Pemilih Pemula Didorong Bijak Menyikapi Informasi Kepemiluan di Era Digital
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon, melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) bersama lima pemilih pemula, yakni Dwi Asri Khairani Saragih, Nabila Humairoh Nasution, Atirah Qinayah, Arshavin Al Zenadine, dan Azzaki Ilmi, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama 90 menit di Sekretariat Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Jl. Pulau Belitung No. 45, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, tersebut membahas perkembangan teknologi dan media sosial serta pengaruhnya terhadap penyebaran informasi kepemiluan.
Dalam diskusi, disampaikan bahwa media sosial seperti Facebook, TikTok, Instagram, dan WhatsApp menjadi sarana yang cepat dalam menyebarkan informasi. Namun, tidak seluruh informasi yang beredar dapat dipastikan kebenaran dan sumbernya.
Lambok Simbolon mengatakan pemilih pemula memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran hoaks karena kelompok ini cukup aktif menggunakan media sosial.
“Pemilih pemula tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi penyaring sekaligus penyampai informasi kepada lingkungan sekitarnya. Karena itu, penting untuk memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya.” ujar Lambok.
Ia mengingatkan agar pemilih pemula tidak mudah mempercayai informasi yang hanya berdasarkan judul, potongan video, maupun pesan berantai. Informasi yang diragukan perlu terlebih dahulu diperiksa sumbernya dan dibandingkan dengan informasi dari sumber resmi.
Menurutnya, melawan hoaks bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, KPU, pemerintah, atau lembaga tertentu. Masyarakat, khususnya pemilih pemula, juga memiliki peran dalam menjaga ruang informasi agar tetap sehat dan tidak menimbulkan keresahan.
Lambok juga menekankan bahwa menjadi pemilih bukan hanya sekadar datang ke TPS dan memberikan suara. Pemilih juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana Pemilu tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi tersebut, pemilih pemula diharapkan semakin kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi kepemiluan serta mampu menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang sehat, informatif, dan mendukung demokrasi.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution