Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Kota Tebing Tinggi Rangkul Berbagai Elemen
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Elfian Choky Nasution melaksanakan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) bersama sejumlah unsur masyarakat, akademisi, penyelenggara Pemilu, organisasi kemasyarakatan, dan dunia usaha. Kegiatan berlangsung di salah satu kedai kopi di Jl. Dr. Mansyur, Padang Bulan, Kota Medan, Rabu (21/10/2026).
Diskusi tersebut dihadiri oleh Pengurus DPC GP Ansor Deli Serdang, Taufiqurrahman; akademisi FISIP USU sekaligus mantan anggota KPU Provinsi Sumatera Utara periode 2003–2008, Dr. Tony P. Situmorang; Sekretaris Jurusan Ilmu Politik FISIP USU, Dr. Fernanda Putra Adela, S.Sos., M.A.; Anggota KPU Kota Tebing Tinggi, Leo Tampubolon; Tenaga Ahli DPRD Provinsi Sumatera Utara, Andi Samosir; serta BPD HIPMI Sumatera Utara, Andri Harahap.
Diskusi membahas pentingnya konektivitas dan komunikasi antar-lembaga dalam mewujudkan Pemilu yang bermartabat. Penyelenggaraan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing.
Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Elfian Choky Nasution, menyampaikan bahwa kolaborasi antar-lembaga diperlukan untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai nilai-nilai demokrasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal proses kepemiluan.
“Pemilu yang bermartabat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dari berbagai pihak. Setiap lembaga memiliki peran masing-masing dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah masyarakat. Melalui sinergi yang berkelanjutan, kita dapat memperkuat partisipasi masyarakat serta menjaga nilai-nilai demokrasi dalam setiap proses kepemiluan.” ujar Choky.
Selain itu, akademisi diharapkan dapat berkontribusi melalui pemikiran dan pendidikan demokrasi, organisasi kemasyarakatan melalui penguatan partisipasi masyarakat, serta unsur pemerintah dan dunia usaha melalui dukungan terhadap terciptanya lingkungan demokrasi yang sehat. Pertukaran gagasan dan pelaksanaan kegiatan bersama juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan kerja sama antar-lembaga.
Konektivitas antar-lembaga juga perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan pertukaran informasi secara berkelanjutan. Dengan adanya kesamaan pemahaman dan komitmen dari berbagai pihak, upaya pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif dapat dilaksanakan secara lebih terarah. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berlangsung menjelang atau selama tahapan Pemilu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas demokrasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses kepemiluan.
Bawaslu Kota Tebing Tinggi berharap komunikasi dan kolaborasi lintas sektor dapat terus terjalin untuk memperkuat pengawasan partisipatif, meningkatkan kesadaran demokrasi, serta mewujudkan Pemilu yang bermartabat, jujur, dan berintegritas.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution