Urgensi Pendidikan Politik dan Penguatan Kelembagaan Partai Politik di Masa Nontahapan Pemilu
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Partai politik tidak hanya berperan sebagai peserta pemilu, tetapi juga menjadi salah satu pilar demokrasi. Karena itu, peran partai politik tidak berhenti pada kontestasi pemilu, tetapi juga mencakup pendidikan politik kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu poin yang dibahas dalam audiensi antara Bawaslu Kota Tebing Tinggi dan Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Tebing Tinggi periode 2026–2031. Audiensi yang diinisiasi DPC PKB Kota Tebing Tinggi tersebut berlangsung di Sekretariat Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Jl. Pulau Belitung No. 45, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Rabu (12/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPC PKB Kota Tebing Tinggi diwakili Ketua, M. Ansari Akbar; Sekretaris, Zainal; Bendahara, M. Arief, serta unsur Dewan Syura yang diwakili Ketua Dewan, Syura Amrizal dan Sekretaris Dewan Syura, Ir. Muhammad Parkas Tarigan.
Sementara itu, dari Bawaslu Kota Tebing Tinggi hadir Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun; Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Elfian Choky Nasution dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Lambok Simbolon.
Selain menjadi ajang silaturahmi antarlembaga, audiensi tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai kepemiluan. Sekretaris DPC PKB Kota Tebing Tinggi, Zainal, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari perkenalan kepengurusan DPC PKB Kota Tebing Tinggi periode 2026–2031 yang baru dilantik di Jakarta.
“Pengurus DPC PKB Kota Tebing Tinggi periode 2026–2031 yang baru dilantik di Jakarta perlu memperkenalkan diri kepada para pemangku kepentingan kepemiluan, di antaranya Pemerintah Kota Tebing Tinggi, KPU Kota Tebing Tinggi dan Bawaslu Kota Tebing Tinggi.” ujar Zainal.
Ketua DPC PKB Kota Tebing Tinggi, M. Ansari Akbar, ST, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Silaturahmi dan koordinasi ini penting untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi yang baik antara PKB dengan penyelenggara pemilu, khususnya Bawaslu, agar seluruh proses di Kota Tebing Tinggi dapat berjalan dengan baik sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.” ujar Ansari.
Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, menyambut baik audiensi tersebut. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi salah satu bentuk komunikasi yang baik antara penyelenggara pemilu dengan partai politik sebagai peserta pemilu.
Sementara itu, Koordinator Divisi PPPS Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon, menyampaikan bahwa sebagai calon peserta Pemilu 2029, PKB Kota Tebing Tinggi perlu mempersiapkan dan menyesuaikan administrasi kepengurusan dengan ketentuan yang berlaku, khususnya dalam proses pemutakhiran data partai politik yang sedang berjalan.
Lambok juga mengingatkan agar komunikasi dan koordinasi antara partai politik dengan penyelenggara pemilu tidak hanya dilakukan pada momentum pergantian kepengurusan, tetapi terus dibangun dalam berbagai kesempatan sesuai dengan ketentuan dan etika yang berlaku.
Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Elfian Choky Nasution, menekankan pentingnya peran partai politik dalam memberikan pendidikan politik dan demokrasi kepada masyarakat.
“Sebagai peserta pemilu, partai politik, dalam hal ini PKB, juga merupakan salah satu pilar demokrasi. Maka, penting bagi PKB Kota Tebing Tinggi untuk melakukan pendidikan politik dan demokrasi kepada warga Kota Tebing Tinggi.” kata Choky.
Menurutnya, pendidikan politik perlu dilakukan secara konsisten, termasuk setelah tahapan pemilu berakhir. Ia berharap partai politik dapat mengambil peran dalam memberikan pemahaman politik kepada masyarakat, khususnya di Kota Tebing Tinggi.
“Kami berharap PKB dapat mengisi peran-peran pendidikan politik di masyarakat, khususnya di Kota Tebing Tinggi.” ujarnya.
Choky menambahkan, pendidikan politik menjadi salah satu perhatian Bawaslu Kota Tebing Tinggi pada masa non-tahapan. Hal tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, seperti Bawaslu Akademi, Kelas Demokrasi, Lingkungan Ramah Demokrasi (Kampung Pengawasan), Pojok Pengawasan, serta berbagai program lainnya yang menyasar kelompok masyarakat sesuai dengan tujuan masing-masing.
Audiensi dan silaturahmi antara Bawaslu Kota Tebing Tinggi dengan DPC PKB Kota Tebing Tinggi periode 2026–2031 berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Pertemuan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.30 WIB tersebut menghasilkan sejumlah poin penting, terutama terkait urgensi pendidikan politik yang perlu dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh pemangku kepentingan kepemiluan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama jajaran Bawaslu Kota Tebing Tinggi dan pengurus DPC PKB Kota Tebing Tinggi.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution