Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Tebing Tinggi Nilai Peran Tokoh Masyarakat dan Organisasi Keagamaan Penting dalam Menjaga Kualitas Demokrasi

Konsolidasi Demokrasi

Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) bersama Wakil Sekretaris MUI Kota Tebing Tinggi, Zulmy Ardiansyah M.Pd. di halaman parkir gedung dakwah Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi Jalan sisingamangaraja No.47, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Jumat (8/5/2026).

Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) bersama Wakil Sekretaris MUI Kota Tebing Tinggi, Zulmy Ardiansyah M.Pd. di halaman parkir gedung dakwah Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi Jalan sisingamangaraja No.47, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Jumat (8/5/2026).

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan membahas pentingnya peran organisasi keagamaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta menjaga kualitas demokrasi.

Dalam diskusi tersebut, Zulmy Ardiansyah menyampaikan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat melalui pendekatan yang sejuk dan persuasif. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi keagamaan.

Lambok Simbolon menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat. “Tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu menjadi penghubung dalam menyampaikan pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak serta menjaga kondusivitas demokrasi”, ujarnya.

Selain membahas pentingnya partisipasi pemilih, diskusi tersebut juga menyoroti perlunya membangun budaya demokrasi yang sehat melalui pendidikan politik yang berkelanjutan. Peran tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, hingga organisasi keagamaan dinilai penting dalam menciptakan lingkungan demokrasi yang inklusif dan berintegritas.

Lambok juga menambahkan bahwa kegiatan konsolidasi demokrasi tidak hanya menjadi wadah bertukar pandangan, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Kota Tebing Tinggi. “Partisipasi masyarakat bukan hanya hadir saat hari pemungutan suara, tetapi juga ikut mengawal proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan sesuai aturan”, tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Tebing Tinggi berharap sinergi antara penyelenggara pemilu, tokoh agama, dan elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan pemilu yang partisipatif, berintegritas, serta berlandaskan nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan.

Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap

Foto : Darma M. Harahap

Editor : Elfian Choky Nasution