Bawaslu Kota Tebing Tinggi Perkuat Kolaborasi dengan Tokoh Agama Tingkatkan Partisipasi Pemilih
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Dalam rangka memperkuat partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan Pemilu, Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon, menggelar Konsolidasi Demokrasi (diskusi reguler) bersama Eric Reza, Pdt. Munthe, dan Erwin Silangit. Pertemuan yang membahas peran strategis tokoh agama dalam pendidikan politik tersebut dilaksanakan di Be Kopitiam, Jalan Patriot No. 41, Kelurahan Tebing Tinggi Lama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, Rabu (22/7/2026).
Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, dinilai memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Lambok Simbolon mengatakan bahwa tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan kesadaran demokrasi. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan persaudaraan, kejujuran, serta saling menghormati perlu terus ditanamkan agar perbedaan pilihan politik tidak menjadi penyebab terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.
"Perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan sesuatu yang wajar. Yang perlu kita jaga adalah bagaimana perbedaan tersebut tidak merusak persaudaraan. Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting untuk menyampaikan pesan-pesan persatuan, mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya, serta menjaga suasana yang damai selama proses demokrasi berlangsung." ujar Lambok.
Selain memperkuat nilai persatuan, peserta diskusi juga menilai bahwa tokoh agama memiliki peran strategis dalam mengingatkan masyarakat agar menolak praktik politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun kampanye yang mengandung unsur fitnah. Melalui pendekatan moral dan nilai-nilai keagamaan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan pemilu.
Dalam kesempatan tersebut juga dibahas bahwa tingginya partisipasi pemilih akan memperkuat legitimasi hasil pemilu. Semakin banyak masyarakat menggunakan hak pilihnya, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan publik terhadap hasil demokrasi yang dihasilkan melalui proses pemilu yang jujur dan adil.
Lambok menegaskan bahwa upaya meningkatkan partisipasi pemilih memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Pendidikan politik akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi antara Bawaslu dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak golput, menolak politik uang, serta ikut menjaga kualitas demokrasi." tutup Lambok.
Bawaslu Kota Tebing Tinggi berharap tokoh agama dapat terus menjadi mitra strategis dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Sinergi yang terus dibangun diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemilih, memperkuat pengawasan partisipatif, serta mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution