Bertandang Ke Rumah Inspirasi Tebing Tinggi, Bawaslu Harap Ada Sinergi Dan Kolaborasi Untuk Kawal Demokrasi
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Anak muda Kota Tebing Tinggi kini memiliki wadah baru untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi diri, serta meningkatkan kapasitas di bidang kewirausahaan dan literasi. Wadah tersebut bernama Rumah Inspirasi Tebing Tinggi, sebuah komunitas yang digagas oleh sejumlah pemuda dengan latar belakang organisasi dan profesi yang beragam. Kehadiran Rumah Inspirasi diharapkan dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkegiatan, berkolaborasi, dan berkarya.
Dalam rangka memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Choky Nasution, melakukan kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) di Sekretariat Rumah Inspirasi Tebing Tinggi yang berlokasi di Jalan M. Akub Hasibuan, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Jumat (21/5/2026).
Kedatangan Choky Nasution disambut langsung oleh pengurus Rumah Inspirasi Tebing Tinggi, yakni Abrizal Lubis dan Kemal. Suasana akrab terlihat sejak awal pertemuan mengingat adanya hubungan pertemanan dan pengalaman organisasi yang pernah terjalin sebelumnya.
“Ini seperti datang ke rumah sendiri”, ujar Choky Nasution sambil tersenyum.
Selain sebagai agenda konsolidasi demokrasi, pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi. Abrizal Lubis diketahui pernah menjadi kolega Choky Nasution saat bertugas dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, sementara Kemal juga merupakan rekan dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, berbagai isu terkait demokrasi lokal di Kota Tebing Tinggi menjadi pembahasan utama. Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus adalah pentingnya literasi kepemiluan dan demokrasi, terutama bagi kalangan pemilih muda dan pemilih pemula.
Choky Nasution menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang kerap muncul pada setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan adalah maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi di ruang digital.
“Media sosial sering menjadi ajang pertarungan antarpendukung pada setiap pemilu. Sayangnya, yang dipertarungkan terkadang bukan ide dan gagasan, melainkan hoaks serta disinformasi. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena banyak menyasar pemilih muda dan pemilih pemula”, ujarnya.
Menurutnya, upaya pencegahan terhadap penyebaran hoaks tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas kepemudaan yang memiliki perhatian terhadap penguatan budaya literasi.
“Karena itu, kami berharap Rumah Inspirasi Tebing Tinggi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan literasi dapat berkolaborasi dengan Bawaslu untuk menghadirkan ruang-ruang diskusi dan edukasi, khususnya bagi pemilih pemula. Masa depan demokrasi kita berada di tangan generasi muda”, tambahnya.
Diskusi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut menghasilkan sejumlah gagasan dan tawaran kerja sama dari kedua belah pihak. Salah satunya adalah rencana menjalin kemitraan strategis antara Bawaslu Kota Tebing Tinggi dan Rumah Inspirasi Tebing Tinggi, baik melalui penyusunan nota kesepahaman maupun pelaksanaan kegiatan bersama yang berfokus pada penguatan literasi demokrasi dan kepemiluan.
Beberapa program yang berpotensi dikembangkan antara lain forum diskusi kepemudaan, pendidikan demokrasi, hingga penyelenggaraan kegiatan seperti Pekan Festival Literasi Tebing Tinggi yang melibatkan berbagai komunitas dan organisasi masyarakat.
Kegiatan Konsolidasi Demokrasi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen awal untuk membangun kolaborasi dalam meningkatkan literasi demokrasi dan partisipasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda Kota Tebing Tinggi.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution