HMI Harus Kembali ke Khitah Sebagai Pelopor Gerakan Intelektual Perubahan
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Gedung Hj Syawiah di Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi dipadati tamu dan undangan sekaligus kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Mereka hadir dalam rangka Pelantikan Pengurus HMI Komisariat Lafran Pane Kota Tebing Tinggi Periode 2026-2027. Giat itu sendiri digelar pada Minggu (17/5/2026) dimulai pukul 14.00 dan berakhir sampai dengan sore hari Pukul 18.00. Menurut informasi dari pihak panitia penyelenggara, kegiatan tersebut mengalami sedikit kendala sehingga kegiatan dilaksanakan terlambat.
Sebagai salah satu mitra strategis Bawaslu Kota Tebing Tinggi, HMI dalam hal ini sudah membangun dan menandatangani nota kesepemahaman bersama dengan Bawaslu. Untuk itu hadir mewakili Bawaslu Kota Tebing Tinggi Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas, Choky Nasution dalam pelantikan tersebut. Selain menghadiri Pelantikan Pengurus HMI Komisariat Lafran Pane Kota Tebing Tinggi Periode 2026-2027 Kordiv HPPH Bawaslu Kota Tebing Tinggi juga didapuk menjadi Narasumber dalam diskusi yang di gelar setelah pelantikan tersebut.
Dalam diskusi yang bertemakan Peran Pemuda Tebing Tinggi dalam membangun peradaban kota yang maju, Choky Nasution sebenarnya lebih menyoroti kondisi internal Organisasi Mahasiwa itu sendiri secara Umum. “Organisasi Mahasiswa selain melakukan kaderisasi juga harus memiliki prinsip dan ideologi yang jelas, ideologi yang dimaksud disini adalah Ideologi yang berpihak kepada keadilan dan nilai-nilai pembelaan kaum tertindas. Untuk itu kiranya dengan kondisi yang ada saat ini kawan-kawan yang berproses di Organisasi Mahasiswa termasuk HMI harus berani mengevaluasi diri sendiri sudah sejauh mana keberpihakan kawan-kawan kepada isu-isu kerakyatan dan keadilan”, ujarnya.
“Mahasiswa itu adalah kaum terdidik, harusnya gelisah melihat inkompetensi menyebar di segala unsur di negri ini, maka dari pada itu saya hanya ingin mengingatkan bahwa khitahnya Mahasiswa adalah makhluk intelektual untuk itulah gerakannya juga harus gerakan intelektual yang membawa perubahan”, tambah Choky nasution.
Choky nasution sebenarnya banyak memaparkan kondisi dan berbagai fakta perubahan peradaban yang berawal dari pemikiran dan kepedulian kaum muda. Setidaknya ada tiga gerakan yang perlu jadi budaya dalam kemahasiswaan menurut choky nasution. Diantaranya selain gerakan intelektual, juga gerakan independensi dan gerakan turun ke rakyat. Dalam diskusi dan pelantikan tersebut turut hadir Fadli M.pd selaku Kadispora Kota Tebing Tinggi dan Ketua MD KAHMI Kota Tebing Tinggi, Yusuf Ridho mewakili KNPI Kota Tebing Tinggi, Ramadhan Barkah Kakan Kesbang Kota Tebing Tinggi yang mewakili walikota Tebing Tinggi dan tamu undangan lainnya. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution