Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi Jadi Mentor Bawaslu Akademi Sesi Kelima, Mahasiswa Diajak Perkuat Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Bawaslu Kota Tebing Tinggi kembali melaksanakan kegiatan Bawaslu Akademi di perguruan tinggi yang ada di Kota Tebing Tinggi. Pada sesi kelima ini, kegiatan dilaksanakan di Universitas Islam Sumatera Utara (UNISU) Kota Tebing Tinggi, Rabu (17/6/2026).
Berbeda dari pelaksanaan Bawaslu Akademi pada sesi-sesi sebelumnya, kali ini yang bertindak sebagai mentor adalah Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, didampingi dua staf Sekretariat Bawaslu Kota Tebing Tinggi sebagai fasilitator, yaitu Raja Bainun Nizha dan Novi Dayanti Nasution. Kegiatan dilaksanakan di Kampus UNISU yang beralamat di Jalan Deblod Sundoro No. 9, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi.
Pada sesi kelima Bawaslu Akademi, tema yang diangkat yakni Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas. Tema tersebut dipilih sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun jejaring serta memberdayakan komunitas dalam mendukung pengawasan partisipatif terhadap Pemilu dan Pemilihan.
Dalam penyampaian materi, peserta diberikan penjelasan terkait strategi membangun jaringan pengawasan, pentingnya kolaborasi antar elemen masyarakat, serta peran komunitas dalam menciptakan pengawasan yang efektif dan berkelanjutan.
Fasilitator kegiatan, Raja Bainun Nizha, menjelaskan bahwa penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas merupakan salah satu langkah penting dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Menurutnya, keterlibatan berbagai komunitas, organisasi, dan kelompok masyarakat akan semakin memperkuat upaya pencegahan pelanggaran serta meningkatkan kualitas demokrasi.
“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi penghubung antara Bawaslu dengan masyarakat melalui komunitas maupun organisasi yang ada di lingkungan kampus dan sekitarnya. Dengan jaringan yang kuat, pengawasan partisipatif dapat berjalan lebih efektif”, ujar Raja Bainun Nizha.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, dalam materinya menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu dan Pemilihan tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas menjadi bagian penting dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga integritas demokrasi.
Bawaslu Kota Tebing Tinggi berharap kegiatan Bawaslu Akademi dapat terus meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi mahasiswa dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang kritis, aktif, dan memiliki komitmen untuk turut mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kota Tebing Tinggi.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution