Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Konsolidasi Demokrasi, Choky Nasution: Mahasiswa dan Pemuda Punya Peran Strategis Jaga Demokrasi

Konsolidasi Demokrasi

Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH), Elfian Choky Nasution bersama staf Divisi HPPH melaksanakan Konsolidasi Demokrasi dengan PMII Kota Tebing Tinggi, Kamis (5/2/2026).

Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Bawaslu Kota Tebing Tinggi menegaskan pentingnya kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya Konsolidasi Demokrasi (Diskusi Reguler) diluar tahapan pemilu. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan diskusi bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tebing Tinggi sebagai langkah memperkuat pengawasan partisipatif.

Kegiatan diskusi tersebut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH), Elfian Choky Nasution, bersama staf Divisi HPPH. Dari pihak PMII Kota Tebing Tinggi hadir Ketua PMII Ibnu Alkausar Harahap, Bendahara Rwanda Giffari, Ketua Korps PMII Putri Putri Aldira Salsabila, Bendahara Korps PMII Putri Dian Asmita Lubis, serta enam orang anggota dan kader Pengurus Cabang PMII Kota Tebing Tinggi, Kamis (5/2/2026).

Konsolidasi demokrasi

Diskusi yang berlangsung di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Jalan Pulau Belitung Nomor 45, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, berjalan dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh pertukaran gagasan.

Dalam diskusi tersebut, Elfian Choky Nasution menekankan bahwa "Mahasiswa dan pemuda memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, peran tersebut dapat diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam pengawasan tahapan pemilu maupun pengawasan non-tahapan, termasuk dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu", ujarnya.

"Selain itu, yang perlu di garis bawahi bahwa Pemilu 2029 pemilik suara mayoritas kurang lebih 40% suara diwakili oleh Gen Z yang tentunya termasuk juga kawan-kawan mahasiswa. Bijak memilih dan Berperan aktif dalam persiapan dan Pemilu 2029 adalah suatu keniscayaan bagi kawan-kawan Mahasiswa sebagai tonggak Indonesia Emas 2045", tutup Choky Nasution. 

Konsolidasi demokrasi

Menanggapi hal tersebut, Ketua PMII Kota Tebing Tinggi, Ibnu Alkausar Harahap, menyampaikan kesiapan PMII untuk menjadi mitra strategis Bawaslu Kota Tebing Tinggi dalam mendorong pengawasan partisipatif. “PMII siap berkomitmen melalui kaderisasi, diskusi internal organisasi, serta penyebarluasan informasi kepemiluan yang berintegritas di lingkungan mahasiswa dan masyarakat”, tegasnya.

Ke depan, Bawaslu Kota Tebing Tinggi akan mendorong pelaksanaan diskusi lanjutan serta kegiatan edukasi kepemiluan bersama PMII Kota Tebing Tinggi dengan mengangkat isu-isu demokrasi dan kepemiluan yang relevan dengan kondisi daerah. Bawaslu juga membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi PMII untuk terlibat dalam kegiatan pengawasan partisipatif, baik melalui forum warga, komunitas pengawasan, maupun kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu.

Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap

Foto : Darma M. Harahap

Editor : Elfian Choky Nasution