Lompat ke isi utama

Berita

Terima Kritik dan Saran, Bawaslu Kota Tebing Tinggi Jadikan Semangat Untuk Selalu Evaluasi Kerja Pengawasan

Konsolidasi Demokrasi

Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Choky Nasution bersama mantan Ketua Bidang Eksternal Badan koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera utara, Zulfan Efendi Rambe, mantan Sekjen Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (PEMA FISIP USU), Roland Ahmadi Nasution dan mantan anggota Majelis Mahasiswa Fakultas (MMF) dari Kelompok Aspirasi Mahasiswa Raya (KAM RAYA), Cristfandi Tarigan melaksanakan Konsolidasi Demokrasi, Kamis (28/5/2026).

Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi -  Terbuka dan terus berbenah, dua kata kunci yang tak boleh dilupa ketika mendapatkan kritik dan masukan perbaikan dalam kerja-kerja Pengawasan. Itulah yang selalu di patri dalam setiap diri insan Bawaslu Kota Tebing Tinggi. Kembali dalam agenda konsolidasi demokrasi, diskusi yang digelar di salah satu kedai kopi di kawasan Jalan Mayjend Sutoyo, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, Kamis (28/5/2026).

Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban dengan mengangkat tema yang berkaitan erat dengan demokrasi, kepemudaan, dan regenerasi kepemimpinan. Walaupun tidak lagi muda, tetapi perhatian para kawan diskusi saat itu tak pernah lepas dari proses persiapan regenerasi dalam kepemimpinan di era demokrasi saat ini. tampak dalam diskusi ringan yang di selingi canda tawa dalam suasana yang akrab beberapa teman-teman yang dulu aktif dalam gerakan dan organisasi kampus, bahkan sampai sekarang tetap ada yang menjadi bagian pengurus organisasi kepemudaaan. Diantaranya ada mantan Ketua Bidang Eksternal Badan koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera utara, Zulfan Efendi Rambe, mantan Sekjen Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (PEMA FISIP USU), Roland Ahmadi Nasution dan mantan anggota Majelis Mahasiswa Fakultas (MMF) dari Kelompok Aspirasi Mahasiswa Raya (KAM RAYA), Cristfandi Tarigan Dua nama diawal bahkan sempat aktif lama dalam kepengurusan DPD KNPI Sumut. 

Tentunya ikut membersamai kegiatan diskusi konsolidasi demokrasi tersebut dari Bawaslu Kota Tebing Tinggi yaitu Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas (HPPH), Choky Nasution. Dalam diskusi tersebut banyak hal yang di analisa dan dikritisi teman-teman diskusi kepada Kinerja Bawaslu. Beberapa hal terkait tentang penindakan hoaks dan Politik Uang yang masih marak pada pemilu 2024 dan yang terpenting strategi yang dilakukan oleh Bawaslu untuk menginisiasi para Pemuda untuk terlibat aktif dalam proses Demokrasi saat ini. 

“Bawaslu menyadari sepenuhnya bahwa kinerja pengawasan sebagai salah satu penyelenggara Pemilu jauh dari kata sempurna, banyak kekurangan dari sisi regulasi maupun kompetensi”, ujar Choky. 

“Tetapi justru kritik yang jujur apalagi dari rekan-rekan seperjuangan dulu di mahasiswa inilah yang kita harapkan, karena kalau hanya apresiasi yang kita dengar itu bisa jadi melemahkan bahkan bentuk yang mendegradasi dari keadaan yang sebenarnya menjadi situasi yang cendrung dimanipulasi”, sambung Choky.

Diakhir diskusi, koordiv HPPH Bawaslu Tebing Tinggi ini selain berterima kasih kepada seluruh kawan diskusi juga mengatakan untuk terus berbenah dan berubah dalam kinerja untuk pemilu dan proses demokrasi yang lebih baik lagi. “kuncinya hanya lewat konsistensi dalam terus mengedukasi pemilih dan bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat khususnya Pemuda agar Pemilu kedepannya menjadi Pemilu yang dapat terpercaya”, tutup Choky sembari menutup diskusi yang tidak terasa berlangsung selama kurang lebih 4 jam.

Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap

Foto : Darma M. Harahap

Editor : Elfian Choky Nasution