Bawaslu Kota Tebing Tinggi Dorong Sinergi Dengan Dunia Pendidikan Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Elfian Choky Nasution kembali melakukan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular). Pada kesempatan kali ini, diskusi mengangkat isu keterlibatan dunia pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat dalam pengawasan partisipatif. Diskusi yang dilakukan bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sumatera Utara, Salman, S.Sos., M.AP. di El Coffee, Jalan Yos Sudarso No. 5 B, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Rabu (22/4/2026).
Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi sekaligus juga Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Elfian Choky Nasution, menyampaikan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai demokrasi dan integritas kepada generasi muda.
“Sekolah merupakan tempat yang tepat untuk membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Para pelajar sebagai pemilih pemula harus dibekali pemahaman tentang pentingnya demokrasi yang sehat, pengawasan partisipatif, serta menolak segala bentuk pelanggaran pemilu”, ujar pria berkacamata tersebut.
Ia menambahkan, siswa SMA/sederajat merupakan kelompok yang rentan terhadap hoaks, politik uang, dan pengaruh negatif lainnya menjelang pemilu. Karena itu, edukasi literasi digital berbasis kepemiluan dinilai sangat penting dilakukan secara berkelanjutan.
“ini bagian dari Pendidikan Politik kepada sahabat-sahabat Pemilih muda. Generasi muda harus mampu menjadi pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas. Mereka juga diharapkan berani ikut mengawasi jalannya demokrasi di lingkungan sekitarnya”, tambahnya.
Dalam diskusi tersebut, turut dibahas pentingnya integrasi materi demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif ke dalam pembelajaran, seperti mata pelajaran PPKn maupun kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya OSIS, forum diskusi siswa, serta program literasi sekolah. Selain itu, sekolah diharapkan tetap menjadi ruang netral yang bebas dari praktik politik praktis maupun kampanye terselubung.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kota Tebing Tinggi bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sumatera Utara berkomitmen membangun program bersama berbasis sekolah, seperti sosialisasi, sekolah pengawasan partisipatif, dan pelatihan kader pengawas pemilu dari kalangan pelajar.
“Ke depan, kami juga akan mendorong kerja sama formal melalui Nota Kesepahaman (MoU) agar sinergi ini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan”, tutupnya.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution