Di Masa Non-Tahapan, Penguatan Kelembagaan dan Kapasitas SDM Tak Boleh Diabaikan
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Saat ini, di tengah masa non-tahapan, penyelenggara pemilu berfokus pada sejumlah agenda eksternal. Hal ini dinilai wajar, karena selain mengarahkan berbagai kegiatan kepada pihak eksternal, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya sosialisasi kepada masyarakat serta menjaga eksistensi Bawaslu di tengah para stakeholder kepemiluan, khususnya di Kota Tebing Tinggi.
Namun, terdapat pesan menarik dan penting yang diperoleh dari kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi reguler) kali ini bersama salah satu tokoh senior penyelenggara pemilu di Kota Tebing Tinggi. Tokoh yang dimaksud adalah Sekretaris KPU Kota Tebing Tinggi tahun 2019, Ahmad Nurdin, yang akrab disapa Bang Bob. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman beliau di Jalan Pulau Belitung, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Rabu (29/4/2026).
Dalam diskusi tersebut, Ahmad Nurdin menyampaikan pesan “Saya menitipkan pesan agar di masa non-tahapan ini, penyelenggara pemilu, khususnya Bawaslu Kota Tebing Tinggi, meskipun di tengah isu efisiensi, tetap menjalankan tugas pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat”, ujarnya.
Ia juga menambahkan “Hal yang tidak boleh dilupakan dan wajib mendapat perhatian dari unsur pimpinan Bawaslu adalah penguatan kelembagaan melalui peningkatan kapasitas staf sekretariat, misalnya melalui pelatihan atau workshop yang relevan dan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari”, tutupnya.
Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi sekaligus Koordinator Divisi HPPH, Elfian Choky Nasution, yang hadir dalam diskusi tersebut bersama staf sekretariat, menyampaikan apresiasi kepada Bang Bob atas saran, masukan, dan kritik yang diberikan kepada Bawaslu Kota Tebing Tinggi. “Kita perlu mendengarkan saran, kritik, dan masukan dari para senior. Harapannya, dengan peningkatan kapasitas staf sekretariat, dukungan terhadap kerja-kerja pengawasan dapat semakin maksimal, serta berdampak pada persiapan Pemilu 2029 yang, insyaallah, akan lebih baik”, ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung santai dan penuh kekeluargaan ini diharapkan menjadi masukan yang berharga sekaligus sarana pembelajaran langsung dari tokoh-tokoh berpengalaman di lembaga penyelenggara pemilu. Diskusi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut terasa singkat karena diselingi dengan canda tawa, namun menghasilkan berbagai poin penting yang dapat menjadi bahan perbaikan bagi lembaga kepemiluan ke depan.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution