Bawaslu Kota Tebing Tinggi Fasilitasi Alumni P2P 2025 Gelar Arisan Demokrasi
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Bawaslu Kota Tebing Tinggi memfasilitasi kegiatan Arisan Demokrasi Alumni Pengawas Partisipatif (P2P) Kota Tebing Tinggi Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Jl. Ahmad Bilal No. 50 Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Jumat (29/8/2025).
Dengan mengusung tema "Wadah Alumni Bersilaturahmi dan Berkontribusi Untuk Pemilu Bersih", kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi bersama Alumni P2P Tahun 2025 untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.
Acara dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi Elfian Choky Nasution selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas dan Lambok Simbolon selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa serta staf Bawaslu Kota Tebing Tinggi dan Kader P2P Kota Tebing Tinggi.
Arisan Demokrasi ini dibuka oleh Elfian Choky Nasution. Dalam sambutannya choky menyampaikan, “Kita ingin menginisiasi dan memfasilitasi wadah bagi sahabat-sahbat Alumni P2P untuk saling bersilaturahmi dan bertukar informasi, maka Bawaslu Mendukung terlaksananya kegiatan Arisan Demokrasi yang merupakan salah satu bentuk Rencana Tindak Lanjut kader P2P pasca kegiatan Kick Off P2P Sumatera utara”, ucapnya
“Arisan Demokrasi ini Harapan nya menjadi sarana Sahabat-Sahabat P2P Tebing Tinggi untuk menyusun program pengawasan partisipatif yang dapat di eksekusi secara berkelanjutan dan dapat di ukur Target juga hasilnya efektif dan evaluatif”, lanjutnya.
Pada penutup kegiatan, Lambok menyampaikan bahwa setelah mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, para peserta kini telah resmi disebut sebagai kader P2P. Sebutan tersebut, menurutnya, bukan sekadar nama, tetapi menandakan bahwa mereka telah berada dalam satu lingkaran yang diharapkan menjadi inti dari sebuah organisasi.
"Kita yang hadir di sini, pasca kegiatan di Medan, sudah memahami mengapa P2P itu diperlukan", ujarnya.
Lebih lanjut, Lambok menekankan bahwa setiap program yang akan dilaksanakan harus memperhatikan sasaran. "Jika hanya ditujukan untuk internal kita, tentu kurang relevan. Namun, apabila sasarannya ditujukan kepada masyarakat atau pemilih pemula, tentu akan lebih baik", tambahnya.
Arisan demokrasi berlangsung mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.
Penulis : Shakila Sitompul
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution