Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tebing Tinggi Teken MoU dengan Organisasi Pemuda dan Mahasiswa untuk Pengawasan Pemilu

MoU dengan OrMah

Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan organisasi pemuda dan mahasiswa se-Kota Tebing Tinggi, Rabu (19/11/2025).

Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan organisasi pemuda dan mahasiswa se-Kota Tebing Tinggi. Kegiatan ini menjadi langkah penguatan peran serta Pemuda dan Mahasiswa dalam pengawasan partisipatif pada penyelenggaraan pemilu di Kota Tebing Tinggi, Rabu (19/11/2025).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, bersama Unsur Pengurus organisasi pemuda dan mahasiswa baik Ketua Organisasi ataupun yang mewakili, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lafran Pane Kota Tebing Tinggi, Jihan Nasution; Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tebing Tinggi, Rio Manurung; Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tebing Tinggi, Ibnu Al-Kautsar; Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tebing Tinggi–Serdang Bedagai, Abdul Aziz; Himpunan Mahasiswa Muslim Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebing Tinggi, Anda; Ikatan Pelajar dan Pemuda Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tebing Tinggi, Salsabila Islamiah; Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tebing Tinggi–Serdang Bedagai, Haryono; Fatayat NU Kota Tebing Tinggi, Putri Nasution; serta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Tebing Tinggi, Sudirman Simbolon.

Dari unsur pimpinan Bawaslu Kota Tebing Tinggi, tampak hadir Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HPPH), Choky Nasution, serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Lambok Simbolon. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen Bawaslu dalam membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai elemen kepemudaan.

MoU dengan OrMah

Dalam sambutannya, Amsal menyampaikan, “Terima kasih kepada rekan-rekan dari organisasi mahasiswa dan organisasi kepemudaan se-Kota Tebing Tinggi yang telah hadir dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hari ini. Kami menyadari bahwa Bawaslu tidak mungkin berdiri sendiri. Sinergitas sangat diperlukan, baik dengan organisasi mahasiswa maupun organisasi kepemudaan, karena hal tersebut akan memperkuat Bawaslu itu sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan tidak sebatas dokumen, tetapi menjadi pijakan nyata dalam kegiatan edukasi dan pengawasan kepemiluan, “Dengan adanya MoU ini, diharapkan rekan-rekan dapat menambah wawasan terkait kepemiluan, serta mempererat solidaritas dan silaturahmi”, harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Lambok Simbolon menyampaikan, “Terima kasih karena telah mempercayai Bawaslu sebagai wadah untuk melakukan pergerakan bersama. Harapannya, kawan-kawan dari organisasi pemuda dan mahasiswa dapat membantu kami dan selalu mengingatkan dalam mengawasi proses pemilu di kota kita ini,” ucapnya.

Masih dalam semangat penguatan peran generasi muda, Lambok menekankan pentingnya regenerasi pejuang demokrasi, “Kawan-kawan harus yakin bahwa tongkat estafet yang saat ini diberikan kepada kami sebagai lembaga penyelenggara pemilu, ke depan akan menjadi tongkat estafet yang dipegang oleh kawan-kawan. Kami berharap akan lahir kader-kader yang siap dan aktif menjadi penerus pejuang demokrasi”, tutupnya.

Menutup kegiatan, Choky Nasution menyampaikan, “Tanggung jawab sebenarnya berada pada kita masing-masing, kita sebagai penyelenggara pemilu dan kawan-kawan sekalian sebagai motor pergerakan di Kota Tebing Tinggi. Yang ingin kami sampaikan pada kegiatan ini, kita ingin berkolaborasi dan bersinergi. Kita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka. Bahwa kerja-kerja ke depan di masa non-tahapan ini adalah melakukan edukasi, khususnya edukasi yang berhubungan dengan demokrasi dan kepemiluan”, ujarnya.

MoU dengan OrMah

Ia menambahkan pentingnya momentum menuju Pemilu 2029 sebagai ruang pembelajaran politik bagi generasi muda, “Kawan-kawan harus ingat, di Pemilu 2029 nanti hampir 40% suara berada pada generasi milenial ke atas, artinya ini menjadi sebuah tantangan. Kalau semua dapat saling bekerja sama dan bersinergi, maka akan ada harapan ke depan bagi demokrasi kita. Kami membuka selebar-lebarnya ruang bagi kawan-kawan mahasiswa dan pemuda untuk memberikan kritik kepada kami, agar kami tetap menjalankan amanah yang diberikan untuk menjaga demokrasi yang berkeadilan dan bersumber dari nilai kejujuran”, tutupnya.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 WIB hingga 16.15 WIB di Sekretariat Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Jl. Ahmad Bilal No. 50, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Penulis : Shakila Sitompul 

Foto : Darma M. Harahap

Editor : Elfian Choky Nasution