Lompat ke isi utama

Berita

Gen Z Bicara Demokrasi: Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Kota Tebing Tinggi Penuh Antusiasme

Ngabuburit pengawasan

Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, sebagai pemantik diskusi dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan melalui daring bersama sejumlah narasumber muda yang aktif di berbagai organisasi kepemudaan, yakni Ketua HMI Koms Lafran Pane Tebing Tinggi periode 2026–2027, Mhd Ikhsan Darmawan; Ketua PC GMNI Tebing Tinggi, Rio Samuel Manurung; Aktivis PMII Kota Tebing Tinggi, Ibnu Harahap; Alumni P2P 2022, Rizka Rahmayani, S.Pd.; serta Alumni P2P 2025, Agung Adhi Laksana, Selasa (10/3/2026).

Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Tebing Tinggi secara daring kini sampai pada penghujung rangkaian kegiatan. Setelah sebelumnya menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan media, pada sesi kali ini Bawaslu Kota Tebing Tinggi secara khusus mengundang generasi muda atau Gen Z Tebing Tinggi, baik dari kalangan mahasiswa maupun kader P2P.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna ini menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky H. Tambun, sebagai pemantik diskusi. Ia didampingi sejumlah narasumber muda yang aktif di berbagai organisasi kepemudaan, yakni Ketua HMI Koms Lafran Pane Tebing Tinggi periode 2026–2027, Mhd Ikhsan Darmawan; Ketua PC GMNI Tebing Tinggi, Rio Samuel Manurung; Aktivis PMII Kota Tebing Tinggi, Ibnu Harahap; Alumni P2P 2022, Rizka Rahmayani, S.Pd.; serta Alumni P2P 2025, Agung Adhi Laksana. Diskusi ini mengangkat tema yang relevan dan dekat dengan kehidupan anak muda, yakni “Demokrasi di Mata Gen Z, Seperti Apa Sih?”, Selasa (10/3/2026).

Dalam pembukaan diskusi, Amsal menyampaikan bahwa Gen Z memandang demokrasi sebagai ruang partisipasi yang luas dan inklusif. “Gen Z tidak selalu menunggu panggung formal untuk menyampaikan pendapat. Cukup dengan satu unggahan, video singkat, atau thread di media sosial, suara mereka mampu menjangkau ribuan bahkan jutaan orang. Demokrasi, bagi mereka, adalah tentang akses—akses untuk berbicara, didengar, dan turut memengaruhi,” ujarnya.

ngabuburit pengawasan

Sementara itu, dalam pemaparannya, Agung Adhi Laksana mengungkapkan bahwa karakter politik Gen Z cenderung mengedepankan partisipasi yang bersifat instrumental dan informatif dibandingkan strategis. Ia menambahkan bahwa generasi ini dikenal sebagai digital native, yaitu generasi yang sejak dini telah hidup berdampingan dengan internet, media sosial, dan perkembangan teknologi informasi yang pesat.

Pada kesempatan yang sama, Ibnu Harahap menegaskan bahwa Generasi Z membawa warna dan kekuatan baru dalam dinamika politik Indonesia. “Gen Z tumbuh di tengah arus digital yang serba cepat, dengan akses informasi yang luas serta ruang interaksi sosial yang terbuka. Mereka bukan hanya pemilih pemula, tetapi juga agen perubahan yang berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi. Gen Z hadir sebagai kontrol sosial terhadap penyelenggaraan negara serta terlibat aktif dalam berbagai agenda kepemiluan di Indonesia,” tegasnya.

Diskusi yang berlangsung interaktif ini juga diwarnai dengan berbagai pandangan, pengalaman, serta gagasan dari para peserta yang menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap isu demokrasi dan kepemiluan. Berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan menjadi bukti bahwa Gen Z memiliki kepedulian serta kesadaran yang kuat dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tebing Tinggi berharap dapat terus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pengawasan partisipatif, sekaligus menumbuhkan kesadaran kritis terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi. Keterlibatan Gen Z diharapkan tidak hanya berhenti pada ruang diskusi, tetapi juga berlanjut dalam aksi nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru terkait demokrasi dan kepemiluan, para peserta juga memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka dalam kegiatan tersebut. 

Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap

Foto : Darma M. Harahap

Editor : Elfian Choky Nasution