Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi Bahas Upaya Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon kembali menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) di Be Kopitiam Jalan M.H. Thamrin, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kamis (9/4/2026).
Konsolidasi demokrasi kali ini dilaksanakan bersama mantan anggota DPRD Kota Tebing Tinggi, Parlindungan Rajagukguk; ketua margasilima Freddy Ricardo Sembiring, dan tokoh pemuda Sarmadani. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan dan harapan dalam mewujudkan Pemilu yang bersih serta berintegritas.
Dalam diskusi tersebut, peserta menyampaikan bahwa pemahaman mengenai Pemilu yang jujur dan adil mulai semakin terbuka di tengah masyarakat. Pemilu yang jujur tidak hanya dimaknai sebagai tidak adanya kecurangan yang terlihat secara langsung, tetapi juga mencakup kejujuran dalam seluruh proses, mulai dari tahapan awal hingga penetapan hasil akhir.
Sementara itu, keadilan dipahami sebagai adanya perlakuan yang sama terhadap seluruh peserta Pemilu tanpa keberpihakan dari pihak mana pun. Prinsip tersebut dinilai penting agar kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi terus terjaga.
Namun demikian, peserta juga mengakui masih adanya berbagai persoalan yang menghambat terwujudnya Pemilu ideal. Salah satu isu yang paling banyak disoroti adalah praktik politik uang yang hingga kini masih sulit dihilangkan. Bahkan, sebagian masyarakat dinilai mulai menganggap praktik tersebut sebagai hal biasa, sehingga menjadi tantangan besar dalam membangun budaya demokrasi yang sehat.
Selain itu, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu juga menjadi perhatian bersama. Banyak warga yang mengetahui adanya dugaan pelanggaran, namun memilih diam karena kurangnya pemahaman, rasa takut, atau anggapan bahwa laporan mereka tidak akan ditindaklanjuti.
Lambok Simbolon menyampaikan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas Pemilu. “Pemilu yang jujur dan adil tidak bisa hanya dibebankan kepada penyelenggara. Dibutuhkan keberanian dan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta menolak segala bentuk pelanggaran,” ujarnya.
Meski masih terdapat tantangan, diskusi tersebut juga menunjukkan adanya semangat dan komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat untuk terus memperbaiki kualitas demokrasi di Kota Tebing Tinggi.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tebing Tinggi berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga pelaksanaan Pemilu ke depan dapat berjalan lebih baik, bersih, berintegritas, dan dipercaya publik.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution