Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi Dorong Peran Media dan Karya Ilmiah dalam Pendidikan Pemilu

Konsolidasi Demokrasi

Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) bersama Bambang Dena Sastra, Liston Saragih, Jhonni Sitompul, dan Rio di El Coffee Jalan Yos Sudarso Nomor 5b, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Kamis, (16/4/2026).

Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi - Dalam upaya memperkuat pemahaman demokrasi di tengah masyarakat, Anggota Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi (diskusi regular) bersama Bambang Dena Sastra, Liston Saragih, Jhonni Sitompul, dan Rio di El Coffee Jalan Yos Sudarso Nomor 5b, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Kamis, (16/4/2026).

Kegiatan berlangsung dengan suasana dialogis serta membahas pentingnya sinergi antara penyelenggara Pemilu, akademisi, aktivis, dan media massa dalam membangun kesadaran demokrasi masyarakat.

Dalam diskusi disampaikan bahwa penyelenggara Pemilu, yakni KPU dan Bawaslu, perlu terus membuka ruang dialog dengan kalangan akademisi, aktivis, dan jurnalis guna menyampaikan informasi seputar pelaksanaan Pemilu secara terbuka dan edukatif. Melalui forum diskusi seperti ini, diharapkan tercipta pertukaran gagasan yang konstruktif demi penyelenggaraan Pemilu yang lebih baik.

Peserta juga menilai bahwa hasil-hasil diskusi dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah yang memperkuat pemahaman bahwa Pemilu merupakan gerbang utama demokrasi bagi masyarakat. Karya ilmiah tersebut kemudian dapat disebarluaskan melalui media massa sehingga pesan demokrasi mampu menjangkau masyarakat luas.

Selain itu, media dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif dan mencerahkan. Dengan penyebarluasan hasil kajian maupun pemikiran melalui media, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Lambok Simbolon menyampaikan bahwa keberhasilan terbesar dari pelaksanaan Pemilu bukan hanya pada terselenggaranya tahapan, tetapi juga tumbuhnya budaya demokrasi di tengah masyarakat. “Pemilu harus menjadi momentum pendidikan politik bagi masyarakat. Ketika masyarakat memahami demokrasi, maka kualitas Pemilu juga akan semakin baik”, ujarnya.

Dalam forumt juga disampaikan bahwa Bawaslu sebagai pengawas tahapan Pemilu dapat menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang nantinya menjadi bahan diskusi bersama pihak-pihak terkait untuk mencari solusi atas berbagai tantangan kepemiluan.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Bawaslu Kota Tebing Tinggi dalam mendorong penguatan demokrasi partisipatif melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga pelaksanaan Pemilu ke depan semakin berkualitas, transparan, dan berintegritas.

Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap

Foto : Darma M. Harahap

Editor : Elfian Choky Nasution