Ngabuburit Bareng Media, Bawaslu Kota Tebing Tinggi Kupas Peran Jurnalisme dalam Demokrasi
|
Tebing Tinggi, Bawaslu Kota Tebing Tinggi – Kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Tebing Tinggi secara daring terus berlanjut. Setelah sebelumnya menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, kali ini Bawaslu mengundang praktisi media, yakni Kepala Biro IDN Times Sumatera Utara, Arifin Al Alamudi, M.Ip., serta Wartawan SIB sekaligus Founder Freedom.co.id, Mohamad Arif Hidayatulloh, S.M., S.H. Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Lambok Simbolon, dengan mengangkat tema “Media di Antara Menjaga Demokrasi dan Mempertahankan Independensi”, Senin (9/3/2026).
Dalam pemaparannya, Lambok Simbolon menyampaikan bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan media memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Di tengah derasnya arus informasi, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga menjadi jembatan antara penyelenggara pemilu dan masyarakat.
“Melalui kerja sama yang baik, informasi terkait pengawasan pemilu, pencegahan pelanggaran, hingga edukasi politik dapat tersampaikan secara luas, cepat, dan akurat”, ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa media merupakan mitra penting bagi Bawaslu dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, setiap langkah pengawasan akan lebih bermakna ketika diketahui publik.
“Publikasi yang masif melalui media mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya demokrasi, serta mendorong partisipasi aktif dalam melaporkan dugaan pelanggaran”, tutupnya.
Sementara itu, Arifin Al Alamudi menyampaikan bahwa media merupakan pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Media berperan sebagai pengawas independen (watchdog), penegak transparansi, serta penyampai informasi yang akurat kepada publik.
“Demokrasi yang sehat membutuhkan media yang independen, profesional, dan bertanggung jawab. Para pemangku kepentingan demokrasi, termasuk Bawaslu, perlu memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga independensi media sebagai bagian dari upaya merawat demokrasi”, ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Mohamad Arif Hidayatulloh menekankan bahwa demokrasi elektoral membutuhkan informasi yang terbuka, akurat, dan dapat dipercaya.
“Media berperan penting dalam menyampaikan informasi politik kepada masyarakat sehingga kualitas demokrasi tetap terjaga. Media yang independen menjadi fondasi utama karena mampu memberikan informasi yang objektif kepada publik”, tegasnya.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memperoleh wawasan dan pengetahuan, para peserta juga mendapatkan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Penulis : Shakila Sitompul dan Darma M. Harahap
Foto : Darma M. Harahap
Editor : Elfian Choky Nasution